Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un -Telah Wafat KH Sahal Mahfuzh Kajen Pati Jawa Tengah (Rois 'Aam PBNU dan Ketua Umum MUI- lahul fatihah

PETUNJUK KESUKSESAN

Al-Quran adalah petunjuk untuk sukses dunia dan akhirat. Petunjuk yang diturunkan dari Penguasa dan Pencipta alam raya Zat Yang Maha Mengetahui segala sesuatu.
Bila menurut anda blog ini bermanfaat, sebarkanlah kepada keluarga dan teman-teman anda serta jadilah bagian dari penyuka halaman AL-QURAN FIRMAN SUCI di facebook.

Selasa, 01 Juni 2010

TA'AWWUZ

Ta'awwuz atau isti'azah adalah memohon perlindungan kepada Allah SWT dari syetan.

Para 'ulama berbeda pendapat dalam masalah waktu membaca ta'awwuz saat membaca al-quran.

PERTAMA ta'awwuz dibaca setelah selesai membaca al-quran. Pendapat ini didasarkan pada lahir ayat "faiza qoro'tal qurana fasta'iz billahi minasy syaitonir rojim (Q.S. An-Nahl : 98)". Dimaknakan : jika kamu "telah" membaca Al-quran maka mohon perlindunganlah kepada Allah dari syetan yang terkutuk. Dimaknakan telah, karena kata qoro'ta menggunakan fi'l madi yang menunjukkan telah.

KEDUA ta'awwuz dibaca sebelum membaca Al-Quran. pendapat inipun didasarkan kepada ayat yang sama, yaitu An-nahl : 98. Namun dimaknakan : jika kamu "hendak" membaca Al-Quran, maka mohon perlindunganlah kepada Allah dari syetan yang terkutuk. Dimaknakan "hendak" karena dipandang memiliki struktur seperti ayat perintah wudu "iza qumtum ilas solati fagzilu wujuhakum ......." ayat itu walau menggunkan fi'l madi (qumtum) bukan dimaknakan apabila kalian "telah" sholat maka berwudulah, tapi dimaknakan apabila kalian "hendak" solat maka berwudulah.

Pendapat kedua ini adalah pendapat jumhur 'ulama (mayoritas 'ulama)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar